Positioning Kompetisi Politik
Positioning adalah pengenalan citra politik yang harus mendukung kredibilitas dan reputasi seseorang/lembaga/partai politik, ditunjang oleh peran media yang baik dan mendorong; dalam beberapa kasus sumber daya politik yang cukup besar harus dikeluarkan untuk ini; tetapi murah jika menggunakan teori kampanye lama memenangkan perlombaan karena kepercayaan publik sangat dipertaruhkan.
Prinsip Kompetisi adalah yang menang menikmati hasil kemenangan dan yang kalah tidak mendapatkan apa-apa dan biasanya diadili atau dihukum oleh masyarakat. Tanpa perbedaan dan keragaman, masyarakat tidak bisa membedakan calon yang satu dengan yang lain; kecuali dia hanya diangkat oleh partai politik atau oleh partai politik yang berseberangan di luar partai yang berkuasa.
Kompetisi Politik
Kompetisi politik ini harus diatur dengan aturan dan mekanisme yang disepakati bersama, karena jika tidak ada aturan yang jelas dalam kompetisi politik, maka akan menimbulkan `kekacauan', merusak; sehingga dapat mengancam eksistensi bangsa dan demokrasi di negara tersebut. Kompetisi politik secara langsung meningkatkan proses pembelajaran partai politik dan meningkatkan dorongan untuk terus belajar dalam kompetisi yang semakin ketat; oleh karena itu, kompetisi merupakan konsekuensi logis dari perubahan zaman.
Hakikat Kompetisi Politik
Hakikat kompetisi politik adalah untuk mendapatkan dukungan dan pengaruh dari masyarakat luas sebagai pusat kekuasaan konstitusional. Dari partai politik eksternal, pendukung kompetitif dan dukungan publik; kontes ini dapat berlangsung di dalam koridor voting atau di luar koridor voting. Kompetisi politik secara alami; dalam iklim demokrasi, menghilangkan kompetisi politik berarti menarik sistem politik ke sistem politik yang otoriter, absolut dan menghilangkan alternatif; di sini masyarakat/rakyat hanya mendapatkan satu kebenaran yang tidak dapat disangkal, contoh sistem politik era Orde Baru.
Meskipun kompleksitas permasalahan yang berkembang di masyarakat tidak dapat diselesaikan dengan satu cara pandang, paradigma, ideologi, dunia pemikiran atau prinsip hidup tertentu; dimana masing-masing memiliki kelemahan dan keterbatasan sehingga diperlukan konsep yang berbeda untuk menghadapinya; adanya alternatif yang berbeda semakin memperkaya dan meningkatkan kualitas kebijakan.
Kompetisi Politik dan Inovasi
Kompetisi politik merupakan kondisi yang sehat untuk kemajuan selama kompetisi diatur oleh aturan main yang sah, dimana aturan main tersebut didasarkan pada pengakuan hukum dan budaya masyarakat yang bersangkutan dan diakui oleh pemerintah. Pengakuan budaya berarti bahwa dasar pengakuan diwujudkan dalam pemahaman, sikap dan perilaku yang menganggap penting mekanisme kompetisi politik.
Inovasi politik di sini berarti pengamatan atau perbaikan terhadap isu dan program kerja politik yang disesuaikan dengan perubahan sosial. Positioning dalam politik mengacu pada setiap kegiatan yang bertujuan untuk memberikan kesan pada persepsi masyarakat, agar mereka dapat membedakan antara partai politik yang baik dan buruk, sehingga mereka dapat mengambil keputusan yang tepat selama pengambilan keputusan politik.
Materi Perkuliahan Sistem Kepartaian dan Pemilu Indonesia bagi mahasiswa FISIP Universitas Musi Rawas, terima kasih.
Tags
Pembelajaran
